FKIP UMS Gelar Yudisium PPG Tahun Akademik 2018

FKIP UMS Gelar Yudisium PPG Tahun Akademik 2018

Friday, May 10, 2019, 12:49 AM

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (PPG FKIP UMS) menggelar Yudisium PPG Tahun Akademik 2018. Kegiatan ini digelar di Gedung Mohammad Djazman Kampus 1 UMS, Sabtu (6/4/2019).

Acara Yudisium PPG ini diselenggarakan sebagai tanda bahwa para peserta telah dianggap menadi seorang guru yang kompeten sebagai pendidik di bidangnya masing-masing. Adapun beberapa bidang yang tersebut di antaranya Akuntansi dan Keuangan, Bahasa Inggris, Guru Kelas SD, Guru Kelas TK, dan Matematika.

Program PPG FKIP UMS ini diikuti sebanyak 370 peserta, yang terbagi atas PPG Dalam Jabatan (Daljab) Tahap 1 Reguler 210 peserta, Daljab Tahap 2 Reguler 108 peserta, dan Pra Jabatan (Prajab) Bersubsidi Tahap 2 sebanyak 52 peserta.

Dari keseluruhan peserta yang mengikuti PPG FKIP UMS, peserta yang telah melakukan lapor diri sebanyak 359 peserta. Selanjutnya, yang dinyatakan telah berkompeten sebanyak 305 peserta.

Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M. Hum menjelaskan sisa dari peserta PPG yang belum dinyatakan berkompeten akan diberikan kesempatan untuk melaksanakan ujian pengetahuan susulan maksimal 5 kali hingga nantinya berhasil mendapatkan sertifikat PPG. Selain itu, nantinya mereka juga akan diberikan motivasi oleh para pengajar.

"Yang sertifikatnya baru akan diberikan setelah lulus akan kami berikan motivasi berbagai pengalaman. Mudah-mudahan nanti ikut sekali langsung bisa lulus," jelasnya.

Guru bukan hanya sebagai pengajar, akan tetapi juga sebagai agen terdepan untuk kejayaan Indonesia di masa mendatang. Profesi yang paling memungkinkan dan paling logis untuk kemajuan bangsa adalah guru. Sehingga para peserta yang kali ini telah dinyatakan berkompeten diharapkan dapat mempersiapkan generasi yang compatible dengan perubahan-perubahan ke depan.

Wakil Rektor V UMS, Dr. Muhammad Musiyam, MT mengatakan dalam sejarah peradaban umat manusia, guru merupakan kunci yang paling menentukan perubahan umat.

"Di dalam sejarah peradaban umat manusia ini, guru selalu menjadi posisi kunci, menjadi posisi yang paling menentukan di dalam perubahan peradaban umat manusia. Dalam artian bukan sebutan sebagai guru, namun kualifikasi sebagai guru," katanya dalam sambutan acara Yudisium.

Generasi yang akan dididik oleh guru ke depan sudah bukanlah generasi yang akan berkompetisi di lingkup daerahnya masing-masing ataupun dalam level nasional. Tetapi, mereka akan berkompetisi pada level regional dalam pengertian ASEAN maupun Global. Sehingga mereka harus memiliki rasa untuk menjadi seorang warga dunia (global citizen).

Dr. Muhammad Musiyam di akhir sambutannya juga menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang mengikuti Yudisium PPG Tahun 2018 FKIP UMS, serta berharap agar mereka dapat menjadi agen perubahan Indonesia.

"Saya ucapkan selamat. Selamat menjadi seorang pendidik, selamat menjadi agen perubahan peradaban untuk masa depan Indonesia yang lebih cerah dan lebih baik," ucapnya. (Khairul) sumber: ums.ac.id

TerPopuler